Jumat, 24 Oktober 2008

JIKA AKU MENJADI PRESIDEN......


TP 05

Ratri Dzikrina Wibisono
kelas 5A SD Al Firdaus Solo


Jika Aku Menjadi Presiden : Aku Akan Berusaha Adil.

Presiden adalah seorang kepala yang memimpin sebuah negara untuk bisa menjadi lebih baik. Presiden dan wakil presiden di Indonesia dipilih secara langsung oleh rakyat.
Tugas Presiden itu sangat berat. Karena presiden harus bisa mengatur negara bila ada sesuatu yang tidak diinginkan terjadi. contohnya bencana alam, pencurian dan lain sebagainya.
Jika aku menjadi presiden, aku akan berusaha adil. Aku akan membuat sekolah gratis supaya semua anak yang tidak dapat bersekolah dapat merasakan sekolah sehingga mereka menjadi anak cerdas.
Jika aku menjadi presiden, aku akan memberi uang kepada rakyat yang miskin, supaya mereka dapat memenuhi kebutuhan keluarga dan dirinya.
Jika aku menjadi presiden, aku akan mengirimkan orang yang bisa menjaga keamanan di setiap kabupaten supaya lebih aman.
Aku akan berterima kasih kepada yang telah memilih aku untuk menjadi presiden, juga berterima kasih kepada ALLAH SWT.
Aku akan membuat jalur khusus untuk anak-anak, supaya mereka bisa bersepeda ke mana-mana.
aku akan memerintahkan kepada seseorang untuk membuat kendaraan yang tidak menggunakan bahan bakar. Tujuannya adalah supaya kita hemat BBM, dan tidak ada polusi udara yang dapat menyebabkan Global Warming atau pemanasan global.
Aku akan memerintahkan orang untuk melindungi hutan, supaya pohon-pohonnya tidak ditebangi. Karena jika tidak ada pohon atau hanya ada sedikit pohon, saat hujan deras dan banjir tidak akan ada yang menyerap air. Sebab semua pohon dapat menyerap air yang ada di muka bumi saat hujan turun. Makanya, pohon jangan asal ditebang, nanti saat banjir kita akan kebanjiran karena pohonnya tinggal sedikit.
Jika aku menjadi presiden, aku akan menjual atau mengedarkan buku paket yang murah supaya masyarakat bisa menghemat uang mereka dengan cara itu.
Jika aku menjadi presiden, aku akan membuat perusahaan untuk tempat bekerja untuk orang-orang yang tidak punya pekerjaan atau pengangguran.
Jika aku menjadi presiden, aku akan membenahi sekolah-sekolah yang atapnya bolong-bolong dan gedungnya rusak. Supaya siswa-siswi di sana tetap bisa belajar dengan tenang dan jika terjadi hujan, mereka tidak harus lagi menyingkir dari tempat yang atapnya bolong tadi.
Jika aku menjadi presiden, aku akan memberikan ke setiap sekolah di Jawa uang. Supaya sekolah mereka bisa dibenahi atau uangnya untuk keperluan sekolah, seperti fotocopy, dan lain-lain.
Jika aku menjadi presiden, aku akan memberikan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat yang miskin atau rumahnya tidak layak huni. Supaya hidup mereka tercukupi dan tidak menderita.
aku akan membuat rumah sakit gratis untuk orang-orang yang tidak bisa membayar rumah sakit. Supaya mereka tidak menunda-nunda ke rumah sakit akibat tidak punya uang untuk membayar biaya rumah sakit yang mahal.
Aku akan membuat tempat-tempat yang dibuat untuk hal kejelekan diganti dengan tempat yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kamis, 23 Oktober 2008

JIKA AKU MENJADI PRESIDEN......


Beberapa waktu yang lalu AWC memberi tugas penulisan (TP) #5 bertema Jika Aku Menjadi Presiden... Nah di bawah ini adalah beberapa hasil karya anggota AWC. TP #5 ini akan dibuat dalam beberapa postingan. Untuk para peserta pemilu boleh membaca keinginan calon pemimpin bangsa di bawah ini!

Clarrissa Fauzany P
Kelas 5A SD Al Firdaus Solo

Jika Aku Menjadi Presiden : Aku Tidak Akan Curang

Jika aku menjadi presiden, aku akan menjadi presiden yang baik, adil, dan dibanggakan oleh seluruh rakyat. Sebagai presiden yang dibanggakan rakyat, aku tidak boleh melupakan rakyat. Meskipun aku tidak dapat bertemu dengan seluruh rakyat, aku akan tetap peduli dengan mereka, terutama yang tidak mampu.
Jika aku menjadi presiden, aku tidak akan berbuat curang kepada negara seperti korupsi. Karena jika aku korupsi, aku akan membuat rakyat kecewa dan malu karena memiliki pemimpin negara yang curang dan korup.
Jika aku menjadi presiden, maka aku akan membuat program sekolah gratis bagi rakyat baik yang kurang mampu maupun yang tidak mampu. Dengan begitu, seluruh anak Indonesia akan mampu meraih cita-cita mereka.
Jika aku menjadi presiden, maka aku akan membuat peraturan tentang tayangan televisi. Bahwa tayangan televisi haruslah yang bermuatan pendidikan dan menghibur. Di dalamnya tidak boleh ada kekerasan, fitnah, dan lain-lain.
Jika aku menjadi presiden, seluruh tempat yang sering menjadi sarang untuk orang bermuat maksiat harus ditutup.
Jika aku menjadi presiden, maka aku akan membuat peraturan bahwa mobil dinas tidak boleh dipakai untuk berwisata.
Jika aku menjadi presiden, aku akan membuat program pengoperasian pasar yang dilakukan sebulan sekali agar para konsumen tidak dirugikan.
Jika aku mejadi presiden, maka aku akan membuat peraturan tentang pengiriman barang import ke Indonesia. Bahwa barang import yang dikirim ke Indonesia itu harus diperiksa terlebih dahulu. Contohnya makanan, apakah layak untuk diperjualbelikan di pasaran atau tidak. Pengiriman barang import ke Indonesia pun juga harus dikurangi.
Jika aku menjadi presiden, maka aku akan membuat suatu lembaga yang bisa membantu para pengangguran agar mereka terbebas dari pengangguran
Jika aku menjadi presiden, aku akan membuat peraturan yang bersangkutan dengan cara berpakaian. Yaitu supaya pakaian yang dirancang desaigner adalah baju yang sopan/ tertutup auratnya.
Jika aku menjadi presiden, maka aku akan mengingatkan para nelayan agar saat mencari ikan tidak menggunakan umpan yang bisa membuat ikan-ikan di laut mati. Seperti menggunakan racun atau bahan peledak sebagai umpan.
Jika aku menjadi presiden, maka aku akan mengingatkan masyarakatuntuk menjaga kelestarian lingkungan sekitar kita. Misalnya dengan tidak menebang pohon secara sembarangan, juga menganjurkan untuk menanam tanaman di lingkungan sekitar.
Jika aku menjadi presiden, aku akan mengingatkan masyarakat agar tidak merokok. Karena jika merokok dapat menyebabkan kanker paru-paru dan juga penyakit lainnya. Merokok juga menyebabkan polusi udara dan Global Warming, karena ozon bisa jadi bolong.
Jika aku menjadi presiden, aku akan mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah Global Warming dengan cara menanam seribu pohon. Hal itu juga dapat menghijaukan bumi kita.
Dan aku juga menginginkan agar presiden dan calon presiden yang akan datang juga menginginkan hal-hal yang aku tulis di atas tadi .....

Kamis, 14 Agustus 2008

Pergi ke Ruang Angkasa


Pada suatu hari, aku bermimpi bertemu putri bidadari yang baik hati. Putri bidadari itu mengajak aku pergi ke luar angkasa. Di sana aku diajak ke istana bidadari. Di sana aku bertemu putri bidadari yang cantik-cantik.
Setelah itu aku diajak pergi ke bulan, bintang dan pelangi. Di sana pemandangannya sangat indah sekali dan membuatku terpesona. Kemudian aku diajak pergi ke taman, aku melihat bunga-bunga yang cantik-cantik, daun-daun yang indah-indah. Aku ingin sekali tidur di istana bidadari. Setelah itu bidadari menjelaskan padaku.
”Wahai Saufa rumahmu bukan di istana bidadari, tetapi rumahmu di bumi”.
Mendengar itu akupun bersedih. Lantas aku bertanya pada putri bidadari itu.
”Kenapa aku tidak boleh tidur di rumah putri bidadari?”, tanyaku.
”Saufa sayang, aku mengajakmu ke sini untuk bersenang-senang di istana bidadari ini. Jika kamu di sini terus, kamu akan dicari orang tuamu,” jawab putri cantik itu.
Akhirnya akupun tersadar bahwa rumahku bukan di istana bidadari, melainkan di bumi. Kemudian putri bidadari yang cantik itu mengantarkanku terbang pulang ke bumi. Dikenakannya sepasang sayap cantik di punggungku. Kami melayang di antara gugusan bintang-bintang yang menakjubkan.
Sesampai di rumahku, putri bidadari memberikan sayap cantik itu sebagi kenang-kenangan. Kemudian putri bidadari cantik terbang meninggalkan bumi. Sebelumnya ia berpesan supaya aku selalu rajin belajar dan menurut pada orang tuaku.


Saufa Yura : Kelas 3B

Gambar : http://www.astro.ubc.ca/E-Cass/VE-98/matthews/fig11.gif

RUMAHKU BISA BICARA



Aku mempunyai sebuah rumah. Rumahku itu bisa bicara. Setiap kali aku bangun dari tidurku, dialah yang pertama kali membangunkanku. Aku sangat senang mempunyai rumah yang sangat baik hati. Apabila aku pulang sekolah, dia selalu menyambutku dan menyapaku ramah. “Hai, Inan!”, sambil membukan pintu untukku.
Apapun yang aku inginkan selalu dikabulkan oleh rumahku itu. Ketika aku ingin main sepeda, dibukakannya pintu untukku. Lain waktu saat aku akan main ke rumah teman, ia juga membukakan pintu untukku. Apapun yang aku omongkan, ia selalu berusaha mewujudkannya untukku.
Tapi ada lho, hal yang tidak disukai oleh rumahku itu. Yaitu saat aku tidurnya terlalu malam, atau ketika aku bangun kesiangan. Ia akan sangat marah padaku! Makanya rumahku itu akan mencegahku supaya tidak melakukan hal tersebut. Misalnya saja ia kan mengikutiku saat tidur, ia akan memutar jam tidurnya supaya sama dengan jam tidurku. Pada saat aku memakai piama, ia juga memakai piama.
Rumahku itu juga mempunyai pesawat kecil lho! Pesawat itu hanya untuk aku dan keluargaku saja. Kadang-kadang saat mau berangkat sekolah, aku dan kakaku menaiki pesawat itu agar tidak macet. Pesawat itu juga berguna untuk pergi ke luar jawa, keluar kota juga ke luar negeri.
Rumahku itu juga mempunyai alat tulis untuk ke sekolah, kebutuhan rumah tangga, serta semua yang aku butuhkan pasti selalu tersedia.
Suatu kali rumahku pernah terserang flu. Bersinnya rumahku itu saaangaat keras sampai-sampai membuat tetangga-tetanggaku jadi berisik. Lebih-lebih aku dan keluargaku. Kami jadi sibuk luar bisaa! Sampai-sampai ayahku harus pergi ke luar negeri hanya untuk mencari obat untuk rumahku itu. Wah tegang sekali kami waktu itu. Untungnya ayahku menemukan obat yang cocok untuk rumahku tersebut.
Selama rumahku terkena flu, aku tidak bisa ke mana-mana. Untuk sekolah saja, aku harus melewati jendela. Setelah mengalami kerepotan karena rumahku terserang flu, akhirnya aku setiap hari meberinya vitamin untuyk rumah. Supaya ia tidak terjaring penyakit flu lagi.
Sssttttt, ada lagi lho rahasia rumahku itu. Jangan bilang-bilang ya? Rumahku ini kalau marah galaaak sekali! Keluargaku pernah dimarahi oleh rumahku hanya gara-gara keluargaku tidak ingin bermain dengannya. Nah ketika rumahku ini masih marah, aku pergi ke mall bersama keluargaku sampai malam dan malam. Tentu saja, rumahku ditinggal sendirian. Semenjak kami tinggalkan itu, ia hanya melihat tetangga-tetanggaku yang rumahnya tida bisa berbicara. Akhirnya sepulang kami dari bepergian, rumahku itu tidak lagi marah kepada keluargaku dan aku. Hidupku menjadi damai dan tentram semenjak rumahku tidak lagi marah kepadaku.
Beberapa tahun kemudian, rumahku tidak bisa bicara lagi, karena rumahku sudah berganti. Sebenarnya, rumahku yang bisa bicara bukan rumah asliku. Rumah asliku waktu itu tertukar dengan rumah ajaib. Mkanya ia bisa bicara.
Walaupun rumahku sebenarnya tidak bisa bicara, rumahku adalah rumah terbagus yang kusebut dengan istana. Rumahku adalah rumah yang sangaat... sanggat dan sangaaaat sederhana, tapi sangat istimewa. Bisa bicara atau tidak, rumahku ya tetap rumahku.






Catya Kinanti (INAN) Kelas 3A

gambar :www.warwicksu.com/.../cartoon_house.jpg

Minggu, 04 Mei 2008

kecil-kecil jadi penulis? (bagian 1)

Masih ingat sinetron berjudul Kecil-kecil Jadi Penganten (KKJP)? Kalau Anda lupa-lupa ingat, baiklah akan saya segarkan ingatan itu. Sinetron KKJP intinya menceritakan tentang kawin muda beserta segala akibatnya bagi pelakunya. Ada dampak positif, banyak juga dampak negatifnya.

Kalau Kecil-Kecil Jadi Penulis bagaimana ya? Ada tidak ya akibat buruknya? Ya, Anda benar. Tentu saja akibat buruk pasti ada. Akan tetapi mungkin lebih sedikit dibanding akibat baiknya. Menjadi penulis mungkin akan menyita beberapa persen waktu si cilik, tetapi secuil waktu yang ia luangkan untuk menulis itu adalah investasi yang akan memberikan keuntungan luar biasa bagi dirinya, bahkan juga bagi orang-orang yang menyayanginya.
(bersambung)